Email
Alt/Text Gambar
Alt/Text Gambar
google.com

Kenali Penyebab Munculnya Bercak Air Pada Cat Dan Solusi Mengatasinya

Oleh : Jihan Febriani
Tuesday, 16 May 2017 17:00:00

 

Cat memiliki fungsi yang membuat tampilan dinding lebih berwarna dan menarik, hal tersebut membuat cat menjadi salah satu hal yang harus di perhatikan dalam membuat sebuah hunian.

Memilih cat bukanlah hal yang mudah, anda perlu mengetahui trik-trik khusus dalam pemilihan cat, jika anda asal dalam memilihnya tentunya anda akan menyesal dikemudian hari.

Ada banyak permasalahan yang muncul pada cat yang membuat tampilan rumah tak sesuai harapan. Misalnya, lapisan cat tembok yang retak, terkelupas, hingga warna yang memudar.

Problem tersebut muncul dari kondisi dinding lembap, cat dasar yang tidak berkualitas hingga aplikasi yang tak tepat.

Agar tampilan rumah tetap berwarna, menarik dan mempesona, anda bisa mengecat ulang.

Namun, Anda harus mengatasi kerusakan yang menjadi penyebab cat rusak terlebih dulu.

 

 

 

Penyebab munculnya rembesan air:

• Permukaan cat muncul bercak dan rembesan air yang terjadi akibat adanya aliran air dalam tembok dan kelembapan yang cukup tinggi. Aliran air bisa masuk melalui celah dinding dan bidang rumah yang bocor.

• Permukaan cat yang mengering tidak rata karena pelapisan yang langsung tebal. Lapisan luar cat lebih cepat kering dibanding sisi dalam cat. Hasilnya, bagian dalam permukaan cat masih banyak mengandung uap air.

• Penggunaan dempul yang mengandung plasticizer, semacam bahan kimia yang membuat materi lebih fleksibel.

 

Pencegahan sebelum munculnya bercak air:

• Cek kebocoran rumah. Lihatlah atap dan dinding yang berbatasan dengan rumah tetangga. Tembok yang retak harus diperbaiki dengan memberi wall filler kemudian dilapis waterproof.

• Hindari kondisi dinding dan ruangan terlalu lembap saat proses pengecatan dimulai. Pastikan kondisi dinding kering dan sirkulasi udara di ruangan lancar.

• Sebelum proses pengecatan ulang, pastikan kondisi dinding dan permukaannya telah kering sempurna.

• Hindari pengecatan pada kondisi lembap, hujan, atau permukaan dinding terkena cahaya matahari langsung.

 

Solusi mengatasi rembesan air pada cat:

• Kupas permukaan cat lama yang telah rusak hingga terlihat permukaan semen. Ampelas jika perlu hingga tak ada cat lama yang tersisa.

• Tutup permukaan dinding yang tidak rata dan rusak dengan wall filler. Diamkan wall filler hingga mengering, kurang lebih 5 hari.

• Lapiskan cat dasar bersifat alkali resisting untuk mencegah reaksi antara alkali dengan cat.

• Lakukan pelapisan ulang cat dinding sesuai kebutuhan dan keinginan.

 

Sumber : IDEAONLINE.CO.ID

 



0 Komentar

 Tulis Komentar
Nama
Komentar
Kode

Other Articles


Copyright 2013 Trend Rumah - All Rights Reserved