Email
Alt/Text Gambar
Alt/Text Gambar
rumah.com

Cara Jitu Meredam Suara Dalam Rumah

Oleh : Jihan Febriani
Thursday, 04 May 2017 17:15:11

 

Sebagian orang tentunya menyukai sebuah kedamaian dan ketenangan dalam huniannya, namun terkadang orang yang tinggal dipinggir jalan sulit terhindar dari kebisingan yang ditimbulkan oleh kendaraan.
Tak hanya itu, bahkan terkadang seseorang yang tinggal diapartement pun mendapat sebuah kebisingan yang ditimbulkan dari apartement sebelah, entah itu suara musik anak muda yang terdengar begitu keras atau suara televisi yang dapat menembus dinding.
Hal tersebut tentunya akan sangat mengganggu terutama ketika malam hari, yang membuat anda akan sulit tertidur.
Timbulnya suara membuat kebanyakan orang bingung. Terlebih jika kontraktor dan pengembang kurang memprioritaskan untuk berkonsultasi untuk memastikan rumah dan apartemen terdengar menyenangkan.
Beruntung, bagi individu sehari-hari, pemahaman sederhana tentang masalah suara dapat diatasi dengan mudah.


Lokasi dan konstruksi
Bahkan jika rumah terletak di jalan berisik atau di samping jalan raya, Anda dapat menemukan kesunyianan di dalamnya.
Cara pertama, adalah mengurangi jendela. Meski ketika ditutup, jendela dapat menghantarkan suara dari luar.

Ruang besar dengan jendela dua lantai mungkin bukan ide yang baik jika lingkungan sekitar rumah Anda berisik.
Namun tirai tebal dapat membantu menjaga suara keluar.
Bahan eksternal juga memainkan peran besar dalam mitigasi kebisingan, misalnya bata atau batu, bahkan veneer.
Selain itu, Anda dapat membentuk lanskap untuk membantu menahan suara.
Sederet pepohonan dengan dedaunan yang tebal menjadi penghalang suara yang efektif.

Memahami suara di rumah


Suara di sebuah ruangan memiliki empat hubungan utama dengan permukaan ruangan itu.

Suara dapat diredam, ditransmisikan, dipantulkan, atau disebarkan. Bahan peredam meliputi tirai tebal atau karpet.
Sementara transmisi suara berarti bahwa suara memasuki ruang lain dengan melewati permukaan.
Ruangan yang menimbulkan suara perlu menyeimbangkan antara peredaman, refleksi, dan diusir.
Tujuannya untuk membuat kamar yang menyenangkan dan mengurangi transmisi ke kamar lain.
Terlalu banyak peredaman dapat membuat ruangan terdengar kusam dan tak bernyawa. Terlalu banyak refleksi dapat membuat kamar kecil terasa berisik dan tidak menyenangkan.
Terlalu banyak difusi dapat membuat Anda sulit untuk melokalisasi dari mana suara berasal.
Sebuah rumah yang terdengar baik tidak sama seperti ruang konser yang terdengar baik. Rumah yang terdengar baik merupakan sebuah rumah dengan profil sonic memenuhi kebutuhan penghuninya.
Untuk meminimalisasi suara ada pertimbangan tertentu yang perlu diingat ketika memilih atau renovasi rumah Anda.


Bahan interior
Beberapa masalah bising di rumah dapat dengan mudah diatasi dengan mempertimbangkan berbagai jenis material, seperti pintu, jendela, dan lantai.
Rumah yang berantakan bisa menurunkan kualitas hidup Anda.
Kaca atau pintu bergaya Perancis mungkin dapat membiarkan banyak cahaya masuk, tetapi mereka kurang dapat menjaga suara keluar.
Pintu geser kayu bahkan lebih buruk karena mereka tidak menempel dengan ketat pada dinding sekitarnya.
Sedangkan untuk lantai, kayu dan ubin lantai mungkin mewah, tetapi dapat menghantarkan suara lebih baik dan membuat kamar kecil lebih bising dengan adanya pantulan suara yang kuat.
Lantai kayu dapat menciptakan suara berderit ketika usianya sudah panjang. Pertimbangkan untuk menggunakan karpet pada lantai kayu.

Pengaturan ruang
Kebutuhan peredaman suara pasangan muda jauh berbeda dari keluarga dengan empat anggota dan anak kecil.
Setiap orang tua tahu betapa pentingnya melacak suara bising untuk melindungi anak-anak.
Dengan demikian, memiliki kamar tidur utama di lantai terpisah dari kamar tidur lainnya dapat membuat pemantuan terhadap anak-anak sulit.
Perlu diingat, bayi dan anak kecil dapat terbangun karena kebisingan di jalanan atau derasnya air di kamar mandi.
Namun, hal ini dapat dengan mudah dihindari dengan memindahkan mereka ke kamar lebih jauh dari sumber kebisingan.
Misalnya, lebih dekat ke halaman belakang atau jauh dari kamar mandi.
Pastikan sistem suara di kamar remaja tidak bertentangan dengan dinding yang bersebelahan dengan kamar anak yang lebih muda.
Di luar anak-anak, pertimbangkan ruangan seperti rumah kantor. Sebuah rumah kantor yang menghadap ke jalan atau terletak di sebelah ruang televisi bisa membuat pekerjaan sulit selesai.
Pertimbangkan untuk mengalihkan kantor yang berisik ke kamar tidur tamu yang lebih tenang namun jarang digunakan.
Sistem hiburan
Televisi dan stereo seringkali merupakan sumber kebisingan yang paling menyebalkan.
Sebuah TV yang dipasang di dinding antara dua kamar tidur jauh lebih terdengar di ruangan lain daripada jika pintu itu bebas berdiri sendiri.
Televisi yang dipasang di dinding mungkin terlihat bagus dan menghemat ruang, namun sumber suara di dinding memungkinkan suara ditransmisikan dan diperkuat melalui dinding tersebut.

 

Konsep terbuka
Salah satu situasi yang sangat sulit saat ini adalah konsep terbuka. Konsep terbuka memang nyaman untuk bergerak cepat di antara kamar, tapi bisa menjadi mimpi buruk bagi orang yang sensitif terhadap suara.
Konsep terbuka yang umum melibatkan satu ruang tamu, ruang makan, dan dapur yang saling berhubungan.
Jika ruang makan dan ruang tamu hanya digunakan untuk hiburan, ini bisa meredam suara untuk rumah lainnya.
Namun, jika televisi berada di ruang tamu, suaranya dapat tumpang-tindih saat kegiatan masak-memasak di dapur tengah berlangsung.
Meski demikian, ini tidak berarti bahwa denah terbuka adalah jalan buntu untuk menciptakan ruang yang tidak bising.
Menambahkan karpet lebar pada lantai kayu keras dapat mengurangi jumlah suara di ruangan karena pantesan lebih sedikit terjadi.
Gorden tebal akan menyerap suara dari luar maupun di dalam. Jika kebisingan terlalu banyak, pertimbangkan untuk menambahkan partisi atau memasang pintu di antara spasi yang sebelumnya dibiarkan terbuka.

 

 

 


Sumber : kompas.com

 



0 Komentar

 Tulis Komentar
Nama
Komentar
Kode

Other Articles


Copyright 2013 Trend Rumah - All Rights Reserved