Email
pinterest.com

Macam-Macam Bentuk Dapur Yang Bisa Diterapkan

Oleh : Jihan Febriani
Thursday, 06 April 2017 16:27:37

Dapur merupakan bagian penting dalam sebuah hunian karna banyak aktifitas yang bisa dilakukan didapur.

Selain itu, desain dapur juga sangat memperngaruhi nilai interior dalam rumah.

Namun tahukah anda? Selain gaya interior dapur, ternyata dapur juga memiliki bermacam-macam bentuk yang berbeda.

Dapur dapat dirancang dalam beberapa bentuk yang disesuaikan dengan kebutuhan. Adanya pilihan ini tentu menguntungkan, mengingat tidak semua rumah memiliki desain, tema, dan luas yang sama. 

Bentuk yang biasa digunakan pada umumnya berdasarkan konsep segitiga, yaitu berupa alur kegiatan yang berkesinambungan antara area untuk menyimpan, mencuci, serta memasak. Semua bentuk tersebut masih bisa dikembangkan lagi sesuai dengan kebutuhan dan selera.

 

 

 Berikut enam bentuk yang bisa dijadikan alternatif.

 

 

 

U-Shape (Huruf U)

Dapur berbentuk U ini cocok diterapkan pada dapur dengan luas menengah hingga besar. Bentuknya yang mengitari ruangan, membuatnya banyak memiliki sudut mati. Namun, itu juga berarti kegiatan bisa dilakukan dengan lebih leluasa karena ukuran meja (countertop) yang panjang dan area penyimpanan cukup banyak. Selain itu, bentuk ini memungkinkan ditempatkannya meja island di bagian tengah yang dapat berfungsi untuk tempat cleaning atau preparing.

G-Shape (Huruf G)

Sama seperti sebelumnya, bentuk ini pun menyediakan meja (countertop) dan tempat penyimpanan yang panjang dan banyak. Jenis ini merupakan pengembangan dari bentuk huruf U dengan menambah kabinet pada salah satu sisinya. Penambahan kabinet dapat untuk meja makan atau untuk menempatkan kitchen sink. Namun, dengan banyak sudut mati, dapur dapat terlihat penuh sehingga bisa saja menimbulkan ketidaknyamanan.

 

 

Island Kitchen

Island kitchen merupakan tampilan dapur dengan adanya kabinet atau meja yang berdiri sendiri, tidak menempel dengan kabinet lainnya ataupun dinding. Model dapur yang cukup sering ditemui ini sebenarnya merupakan elemen tambahan yang bisa diterapkan pada bentuk dapur huruf L, U, dan G. Kabinet atau meja pun dapat memiliki beragam fungsi atau tujuan tergantung konsep dapur, dapat sebagai storage, memasak, mencuci, atau sebagai meja makan.

Single Line (I-Line)

Bentuk ini merupakan yang paling sederhana dibandingkan dengan bentuk lainnya. Dengan susunan kabinet yang memanjang lurus, jenis ini cocok untuk rumah yang tak terlalu luas atau apartemen tipe studio. Yang perlu diperhatikan dari bentuk ini agar kegiatan di dapur berjalan dengan baik ialah penempatan kompor dan kitchen sink. Posisi terbaik, letakkan kitchen sink di bagian tengah, antara kompor dan kulkas. Di antara ketiganya, sisakan area untuk digunakan sebagai tempat persiapan, seperti menaruh, meracik, atau memotong bahan makanan.

 

Double Line (Galley Kitchen)

Seperti namanya, jenis ini merupakan bentuk ganda dari jenis single line. Dapur seperti ini membentuk dua baris susunan kabinet yang memanjang dan saling berhadapan. Pada double line, area segitiga cleaning, cooking, dan storage terbagi dengan jelas sehingga fungsi dapur dapat lebih maksimal. Ruang di antara kabinet dapat menjadi koridor dan sudut mati pertemuan dua kabinet pun bisa ditiadakan.

L-Shape (Huruf L)

Dapur seperti ini memiliki pola huruf L yang memiliki dua buah kabinet, disusun tegak lurus dan membentuk sudut 900. Dengan bentuknya yang siku-siku memungkinkan dapur untuk menyatu dengan ruang lain, misal, ruang makan. Bentuk ini bisa diterapkan pada dapur dengan luas terbatas atau menengah. Sementara jika terlalu luas, dapur jenis ini akan menjadi tidak efektif karena kabinet yang terlalu panjang. Bentuk ini memiliki kekurangan, yaitu adanya sudut mati yang seharusnya dapat dijadikan area storage.

 

 

Sumber : majalahasri.com



0 Komentar

 Tulis Komentar
Nama
Komentar
Kode

Other Articles


Copyright 2013 Trend Rumah - All Rights Reserved