Email
Alt/Text Gambar
Alt/Text Gambar
lihat.co.id

Tips Menghadirkan Gaya Interior Shabby Chic

Oleh : Jihan Febriani
Wednesday, 05 April 2017 16:50:50

Gaya interior shabby chic belakangan ini memang populer dikalangan masyarakat, desainnya yang terlihat feminim dan anggun mampu menarik banyak perhatian terutama dikalangan wanita, tak heran jika mereka memilih desain shabby chic sebagai tema interior rumahnya.

Shabby chic sendiri merupakan gaya interior yang mulai berkembang di Inggris. Gaya ini identik dengan perabot-perabot bergaya Pop-Victorian yang berkesan antik. Selain itu, gaya ini juga identik dengan aksesori interior yang feminin.

Gaya shabby chic tidak lekat dengan menggunakan motif flowery dengan berbagai warna pastel seperti peach, pink, biru muda, tosca muda dan berbagai warna lembut pastel lainnya.

Jika anda tertarik menerapkan desain interior shabby chic untuk hunian anda, inilah beberapa tips untuk anda ;

 

 

1. Berikan sentuhan antik

Furnitur yang digunakan pada ruangan beraya shabby chic kebanyakan adalah furniture yang terlihat usang dimakan waktu. Akan tetapi, Anda juga bisa mendapatkan kesan usang atau shabby tersebut dengan cara mengampelas perabot Anda.

2. Gunakan material kain

Katun dan linen sering digunakan untuk menghias ruangan bergaya shabby chic. Yang paling banyak digunakan adalah kain linen. Material kain ini dapat berupa taplak meja, gorden, sarung bantal dan lain-lain. Jika ingin kain dengan motif, cobalah kain dengan motif bunga-bunga kecil.

3. Putih di atas putih

Anda dapat menggunakan hanya warna putih untuk mendapatkan kesan shabby chic. Akan tetapi, bukan berarti semuanya harus polos. Anda bisa memainkan tekstur. Cara paling mudah adalah dengan menggunakan tekstur putih di atas putih.

4. Warna lembut

Sudah tahu, kan, chic artinya anggun? Oleh karena itu, pilihlah perabot yang berwarna lembut dan berkesan feminin. Untuk gaya shabby chic, warna yang banyak digunakan adalah putih, merah muda, beige, dan biru muda. Akan tetapi, jangan takut bereksplorasi dengan warna lembut lainnya.

5. Tambahkan chandelier

Anda bisa saja menggunakan chandelier baru maupun bekas. Peran chandelier di sini adalah menambah keanggunan bagi ruangan Anda. Jadi, pilih chandelier dengan bentuk yang tepat!

6. Di taman juga bisa

Di taman, Anda juga bisa menerapkan gaya shabby chic. Untuk tanamannya, mawar adalah yang paling sering digunakan. Akan tetapi, bukan berarti tanaman lain tidak bisa digunakan. Pilih tanaman dengan bunga berwarna lembut. Tambahkan pula perabot luar ruangan yang berkesan vintage dan usang.

7. Peralatan makan vintage di meja makan

Jika Anda mengaplikasikan gaya shabby chic di ruang makan Anda, jangan lupa untuk menggunakan peralatan makan vintage. Piring-piring dengan sentuhan motif bunga-bunga kecil serta peralatan makan dengan gaya Victoria sudah cukup memperkuat suasana.

8. Yang bekas juga bisa digunakan

Selalu ada keindahan di barang-barang bekas. Anda bisa menggunakan kursi-kursi kayu tua, daun pintu atau jendela usang, serta bingkai kayu tua untuk menjadi aksesoris. Pergilah ke toko barang bekas dan bereksplorasilah!

9. Berpikir Kreatif!

Di rumah ada kursi tua yang sudah usang dan rusak? Anda dapat menggunakan kembali kursi ini. Tidak harus selalu menjadi kursi yang diduduki. Anda bisa menjadikannya meja kecil di samping sofa.

10. Apalagi yang bisa ditambahkan?

Untuk elemen dekoratif, selalu ada yang bisa ditambahkan. Contohnya adalah sangkar burung dari besi atau kayu. Berikan warna putih dan sangkar burung siap dipajang.

 

 

 

 

 

 

Sumber : Majalahasri.com

 

 



0 Komentar

 Tulis Komentar
Nama
Komentar
Kode

Other Articles


Copyright 2013 Trend Rumah - All Rights Reserved